Kamis, 13 November 2008

Suara buat sahabatku

KEPOMPONG
Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari..
Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu..
Kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
mungkinku terlalu bertindak kejauhan
namun semua karena ku sayang..
Persahabatan bagai kepompong..
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
kepompong....


Yach...begitulah sahabat memang begitu berarti dalam hidup kita. Tanpa sahabat hidup kita terasa kurang sempurna...karena canda tawa mereka adalah bagian dari kebahagiaan kita.


Namun g' semua orang bisa jadi sahabat kita, kadang kalau kita salah memilih sahabat, kita sendiri yang akan terluka. Karena ada juga dan mungkin seringkali terjadi, ketika sahabat yang kita sayangi menusuk kita dari belakang. Aduuh...rasanya sakiiii....t banget. Aku pernah ngalami itu, meski aku tahu g' da yang salah dalam masalah ini dan waktu itu aku bingung apa yang harus aku lakukan. Tapi akhirnya rasa persaudaraan kami yang mempersatukan persahabatanku kembali....

Tidak ada komentar: